![]() |
| Tugu Garuda, Desa Aji Kuning - Pulau Sebatik |
Garuda Di Dadaku, Produk
Malaysia Di Perutku. --- Semboyan Unik yang pernah kudengar disebuah pulau yang
selalu disebut garda terdepan NKRI.
Hari ini adalah hari
kesepuluh, tepatnya tanggal 9 juli 2013. Desa yang terletak disebuah pulau
terluar Indonesia, Sebatik kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, saya dan
beberapa teman dari beberapa fakultas Se-UNHAS melaksanakan KKN. Pulau ini
berbatasan lansung dengan negara Malaysia, kurang lebih 200 meter kebelakang
atau menyeberang pulau 20 menit batas negara sudah dilewati. Hal yang lumrah
kemudian jika banyak kebutuhan hidup warga Sebatik sebagian besar dari negeri
seberang sanah.
“ Berharap dari pemerintah
kita, sama dengan bunuh diri “ sepenggal celotehan yang sedikit menyayat hati
ketika mendengarnya. Yah, celotehan ini akan sering anda dengar ketika berada
ditempat ini. Soal ketidak pedulian pemerintah kita terhadap masyarakat adalah
hal yang sudah terlalu Basi untuk aku keluhkan, pemerintah dan
beberapa stakeholder penentu kebijakan lainnya tidak lagi berada dijalur
kontitusi NKRI, salam kata kotor dan caki-maki adalah pilihan yang paling
bijaksana untuk mereka (Panjang Umur Perjuangan).
Jangan pernah bilang jika
mereka adalah garda terdepan NKRI, jika ketidak perdulian-mu menyertainya.
Jangan pernah bayangkan
mereka seperti apa yang sedang anda rasakan saat ini, jangan pernah
membayangkan tentang kehidupan pulau indah seperti kebanyakan. persentase
pemuda putus sekolah, akses jalan lintas daerah sepulau sebatik, sarana dan
prasarana pendidikan adalah secercah masalah yang perlu kita bicarakan dan
pemerintah perhatikan. Pemandangan miris di malam hari yang terkias bagai
langit dan bumi adalah perbandingan kota sebatik Malaysia yang terletak di
Tawau dan sebatik indonesia yang terletak di sebatik Timur. Fakta kongkrit yang
semakin menambah kebijaksanaan terhadap caki makian kita kepada pemerintah. Ini
bukan soal garda terdepan, tapi ini tentang sebuah Kepedulian.
Jangan pernah bilang jika
mereka adalah garda terdepan NKRI, jika ketidak perdulian-mu menyertainya.
Tabung gas petronas, lembaran
uang ringgit Malaysia, dan produk yang bertuliskan Made in Malaysia adalah hal
biasa yang akan anda jumpai di daerah ini, ini bukan persoalan pilihan produk
tetapi sekali lagi hal ini semakin mempertegas tidak adanya unsur kepedulian
pemerintah RI terhadap pulau yang dianggap Garda Terdepan ini. Alasan yang
dikeluhkan beberapa masyarakat pulau ini adalah akses yang disediakan
pemerintah untuk pelayanan dan sarana sangat sulit untuk diperoleh, sebab itu
tidak heran jika produk negara sendiri hanya bisa mencapai reting Alternatif.
Jangan pernah bilang jika
mereka adalah garda terdepan NKRI, jika ketidak pedulian-mu menyertainya.
Bahasa Indonesia adalah
bahasa kesatuan kita, tersurat dalam sumpah pemuda yang mengkiaskan tentang
kebersatuan kita dalam sebuah perbedaan suku dan bahasa nusantara, dan jangan
pernah merasa heran jika dalam waktu kurang lebih seminggu ini kami hanya bisa
mendengar celotehan-celotehan yang bernuansa bahasa rumpun Malaysia. Ini bukan
soal bahasa, tapi pengakuan terhadap garda terdepan.
Ada banyak hal yang
memotifasiku untuk menuliskan segalanya, ada banyak fakta kesedihan yang ingin
aku sampaikan kepada kita semua, tentang sebuah kesatuan, tentang sebuah negara
yang mengaku bersatu, tentang sebuah pemerintahan yang mengaku mengayomi dan
melindungi kepentingan rakyat diseluruh pelosok negerinya, tentang sebuah
celotehan stakeholder yang sedang sibuk mempersiapkan segala urusan pribadi
dalam tugas kenegaraannya, dan tentang sebuah kehidupan yang terus termarjinalkan
dari istilah keadilan dan kepedulian dari Imam dimassanya (Pemerintah).
Pondok Irmayanti. 26/07/2013 Pukul 16 : 24 Wita

0 komentar:
Posting Komentar